Karena itulah, Alrean berharap distributor Li-Ning di Indonesia mempertimbangkan untuk mulai menjual lini sepatu basketnya di Indonesia, setidaknya melalui toko online resmi. Itu tidak hanya akan memudahkan pembelian, tetapi juga membuat harga lebih murah ketimbang membeli via PO atau membeli langsung di toko Hoops Point, yang harganya lebih mahal daripada via PO.
Alrean pun merujuk pada merek sepatu basket China lainnya, ANTA, yang kebetulan dipakai pebasket favoritnya yang lain, Kyrie Irving. Sepatu basket ANTA dijual secara langsung di toko-toko di Indonesia. "Sebelum masuk dan sesudah masuk (ke Indonesia) tuh (harganya) jadi lumayan terjangkau ya," ujarnya.
Tentu ini akan sejalan dengan visi Stephen Curry yang ingin berekspansi secara global. Dari sisi bisnis, dampaknya dinilai sangat besar. Menurut Adam Zhang, pendiri Key-Solution Sports Consulting, Li-Ning, yang berdiri sejak 1990 dan kini memiliki lebih dari 7.600 toko, akan membangun Curry Brand sebagai sub-brand independen mirip struktur Nike- Jordan, lengkap dengan jalur ritel dan endorsement sendiri.
Menurut Laporan Tahunan 2025, pendapatan global Li-Ning Company Limited mencapai sekitar 29,6 miliar yuan (1 yuan = Rp2.650). Menurut analisis DBS yang mengutip data 2024, penjualan internasional hanya sekitar 2 persen dari total pendapatan Li-Ning. Sebagian besar pendapatan masih berasal dari China melalui distributor, toko sendiri, dan e-commerce.