CARAPANDANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Jumat (23/1) pagi, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan lebat hingga ekstrem yang diprakirakan terjadi hingga 24 Januari 2026.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan bahwa penyemaian dilakukan menggunakan 800 kilogram (8 kuwintal) bahan semai Kalsium Oksida (CaO).
"Sasaran penyemaian di atas Kabupaten Bogor dengan bahan semai berupa Kalsium Oksida (CaO) seberat 800 kilogram," ujarnya di Jakarta.
Penerbangan OMC dilaksanakan sekitar pukul 09.15 WIB dengan menyasar awan di wilayah Kabupaten Bogor. Isnawa menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk mempercepat proses hujan sebelum mencapai Jakarta.
"Semua sudah dianalisis tim OMC dan ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan awan hujannya," jelasnya.
Langkah ini diambil menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BPBD mengenai potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem pada 22-23 Januari 2026, serta hujan lebat hingga sangat lebat pada 24 Januari 2026.
Kondisi cuaca tersebut dinilai berpotensi memicu dampak hidrometeorologi, seperti genangan dan banjir di berbagai titik di Ibu Kota.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama bagi yang bermukim di daerah rawan banjir atau wilayah dengan drainase terbatas.