"Kami menentang fitnah tak berdasar atas status quo hak asasi manusia, agama, dan pengembangan budaya di Xizang, serta menentang campur tangan dan praktik sabotase para pejabat asing dengan dalih melaksanakan tugas mereka di daerah tersebut," katanya.
China mendesak pihak AS untuk menghormati komitmennya mengenai isu-isu terkait Xizang, berhenti berkomplot atau mendukung kekuatan "kemerdekaan Xizang," dan berhenti menggunakan isu-isu terkait Xizang untuk mencampuri urusan dalam negeri China, ujar sang jubir.