“Kalau kasus Ciwandan ini, kalau hujan seharian atau semalaman pasti banjir karena drainasenya kecil dan tersumbat,” ujarnya. Selain itu, ia menyebut aliran air hujan di kawasan tersebut tidak memiliki jalur pembuangan yang memadai.
Banyaknya aktivitas industri di Cilegon turut memperparah kondisi tersebut. Karena jalur pembuangan air ke laut telah tertutup.
“Dulu pembuangan air ke laut. Sekarang karena banyak pabrik, jalur pembuangan air hujan tidak ada. Jalur pembuangan ke laut sudah ditutup,” katanya.