Beranda Kolom Dari Aspirasi ke Aksi: Mengapa Suara Kelompok Marginal Perlu Didengar Oleh Negara?

Dari Aspirasi ke Aksi: Mengapa Suara Kelompok Marginal Perlu Didengar Oleh Negara?

Aksi mahasiswa dan kelompok masyarakat pada hari ini tidak hanya dapat dibaca sebagai bentuk protes terhadap kebijakan publik.

0
Istimewa/dok. Tempo

Demontrasi di ruang publik menjadi menjadi arena penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan sebagai situs perlawanan yang tidak dapat dibendung kembali, terutama ketika mereka merasa belum memperoleh saluran yang memadai dalam proses pengambilan kebijakan. Mahasiswa bersama berbagai kelompok masyarakat turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan terkait penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, serta penolakan terhadap militerisme di ranah sipil. Terlepas dari apakah tuntutan tersebut pada akhirnya diterima atau ditolak, aksi ini menunjukkan bahwa sebagian warga berupaya menyampaikan pandangan mereka mengenai arah pembangunan dan tata kelola pemerintahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here