Ia menambahkan bahwa langkah cepat Presiden Prabowo tersebut bukan dilakukan tanpa perhitungan yang matang. Dirgayuza mengamati bahwa Presiden Prabowo selama ini menggunakan kerangka berpikir Observe, Orient, Decide, and Act (OODA) Loop sebelum mengambil keputusan.
OODA Loop merupakan kerangka kerja pengambilan keputusan yang umum digunakan di lingkungan militer, di mana keputusan strategis diambil berdasarkan kecepatan, kelincahan, dan kemampuan beradaptasi.
Dalam kerangka tersebut, pengambil keputusan umumnya memulai dengan mengumpulkan data, menganalisisnya, menentukan solusi terbaik, lalu mengimplementasikannya.
Karena menggunakan pendekatan tersebut, Presiden Prabowo disebut sangat mengikuti perkembangan informasi. Ketika terdapat fakta atau temuan baru di masyarakat, ia akan mempertimbangkannya sebelum mengambil keputusan yang dinilai paling tepat.
"Jadi kami bekerja dengan beliau, setiap hari kami melihat bagaimana beliau sangat mengikuti perkembangan. Dan tidak akhirnya mengubur fakta yang ditutup-tutupi," tutur Dirgayuza.