CARAPANDANG - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat perlu dijaga melalui keadilan bagi para pekerja serta kebijakan yang berpihak pada perlindungan tenaga kerja, dalam momentum Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Ia menilai, aspirasi yang disampaikan para buruh tidak hanya berkaitan dengan hubungan industrial semata, tetapi juga erat dengan upaya menjaga stabilitas kehidupan masyarakat secara lebih luas.
“Aspirasi yang dibawa teman-teman buruh di aksi May Day 2026 menunjukkan kesejahteraan rakyat harus dijaga lewat keadilan bagi pekerja,” kata Cucun dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, berbagai tuntutan yang disuarakan buruh memperlihatkan bahwa isu kesejahteraan kini sudah menyentuh aspek kehidupan keluarga, bukan hanya persoalan di tempat kerja.
“Karena tekanan yang dirasakan pekerja hari ini langsung memengaruhi kemampuan keluarga menjaga kebutuhan dasar mereka,” kata dia.
Dalam aksi May Day tahun ini, buruh mengajukan 11 tuntutan, antara lain penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah, antisipasi PHK besar-besaran akibat dinamika global seperti perang Iran–AS dan Israel, serta dorongan pembentukan UU Ketenagakerjaan baru.
Selain itu, buruh juga menyoroti reformasi pajak, termasuk penghapusan pajak THR, JHT, pesangon, dan jaminan pensiun, serta peningkatan PTKP. Mereka juga meminta pengangkatan guru dan pekerja honorer menjadi ASN, bukan PPPK.