Hariqo juga meminta masyarakat untuk tidak takut dan khawatir untuk mengkritik pelaksanaan MBG di daerah. Kritik-kritik yang membangun akan menjadi evaluasi bagi pemerintah agar program MBG semakin bagus.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program MBG terdampak efisiensi imbas perang Timur Tengah. Efisiensi berupa pemangkasan menjadi lima hari dalam sepekan.
"Pemerintah mendorong optimalisasi program MBG sebagai program, dan program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama lima hari dalam seminggu. Ada pengecualian seperti untuk asrama, daerah 3T dan daerah dengan tingkat stunting yang tinggi.," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers daring, Selasa, 31 Maret 2026. dilansir rri.co.id