Beranda Politik Eks Gitaris Iwan Fals Sebut Kritik Bagian Penting Kehidupan Demokrasi

Eks Gitaris Iwan Fals Sebut Kritik Bagian Penting Kehidupan Demokrasi

Menurutnya apa yang dialmi oleh Andrie Yunus bukan sekadar menyerang pribadi. Namun, ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis dari rakyat.

0
Istimewa

CARAPANDANG - Musisi sekaligus eks gitaris Iwan Fals, Digo DZ, turut angkat suara terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Menurutnya apa yang dialami oleh Andrie Yunus meruapakan bentuk pelecehan terhadap nilai-nilai Pancasila.

“Bagi saya itu sangat melecehkan Pancasila. Kalau jalanan sudah menjadi arena kekerasan, berarti kita harus bertanya, apakah setiap orang bisa saja mengalami hal yang sama?” katanya dalam sebuah podcast bertajuk “Rakyat Berdaulat, Pancasila Bermartabat: Menjaga Ruang Demokrasi di Tengah Isu Kekerasan terhadap Aktivis” yang dikutip pada Selasa, 17 Maret 2026.

Menurutnya apa yang dialmi oleh Andrie Yunus bukan sekadar menyerang pribadi. Namun, ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis dari rakyat.

Menurutnya, seharusnya kritik ditanggapi dengan bijak sebab ini, kritik adalah bagian dari kehidupan demokratis. Dalam dunia akademik dan intelektual, kritik justru menjadi sarana untuk memperbaiki gagasan.

Jika merasa terganggu dengan adanya kritik, terus dilanjut dengan melakukan kekerasaan berarti negeri ini belum dewasa dalam berdemokrasi.

“Harusnya kita senang dikritik. Di dunia akademik saja selalu ada kalimat ‘kritik dan saran kami harapkan’. Tapi kalau kritik dijawab dengan kekerasan di jalanan, berarti kita belum dewasa dalam berdemokrasi,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here