Beranda Ekonomi Emas Menguat 0,7% Posisi US$ 5121,67 Per Troy Ons

Emas Menguat 0,7% Posisi US$ 5121,67 Per Troy Ons

Rabu (4/3/2026) pukul 06.30 WIB, harga emas sudah membaik dengan menguat 0,7% ke US$ 5121,67 per troy ons.

0
Emas

CARPANDANG - Harga emas bergerak melemah tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan memudarnya prospek pemangkasan suku bunga. Prospek memudar seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi di tengah ketakutan akan konflik Timur Tengah yang berpotensi berkepanjangan.

Merujuk Refinitiv, harga emas ditutup di US$ 5086,47 per troy ons atau ambruk 4,5% pada perdagangan Selasa (3/3/2026).

Pelemahan ini memutus reli lima hari beruntun dengan penguatan 3,5%.

Pelemahan ini juga membawa harga emas ke titik terendah sejak 19 Februari 2026 atau delapan hari beruntun.

Pada hari ini, Rabu (4/3/2026) pukul 06.30 WIB, harga emas sudah membaik dengan menguat 0,7% ke US$ 5121,67 per troy ons.

"Penurunan emas tampaknya didorong oleh pelarian menuju likuiditas yakni pelarian ke uang tunai. Dolar AS menguat dan imbal hasil obligasi bergerak lebih tinggi," ujar Bob Haberkorn, senior market strategist di RJO Futures, kepada Reuters.

Dolar AS melesat karena investor mencari perlindungan di tengah lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah, yang memicu kekhawatiran inflasi, mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi, dan membuat pasar meninjau ulang arah kebijakan Federal Reserve.

Indeks dolar melonjak ke 99,07 pada perdagangan Selasa (3/3/2026). Level ini adalah yang tertinggi sejak 24 Januari 2025.

Pembelian emas dikonversi dalam emas sehingga lonjakan dolar AS membuat investor lebih mahal untuk membeli emas sehingga permintaan turun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here