Meski demikian, Chiesa mengungkapkan belum ada pembicaraan khusus dengan Iraola mengenai perannya pada musim 2026/27. Sejauh ini, komunikasi mereka lebih banyak membahas taktik dan sistem permainan.
"Hari ini dia memainkan saya sebagai penyerang tengah. Sepanjang karier saya lebih sering bermain sebagai winger, tetapi saya juga senang jika dipercaya sebagai striker," tutur Chiesa.
Ia menambahkan, Iraola menginginkan permainan berintensitas tinggi dengan duel satu lawan satu di seluruh area lapangan. Filosofi tersebut sudah mulai diterapkan dalam latihan selama dua pekan terakhir.
Setelah musim lalu lebih sering turun sebagai pemain pengganti dengan total 31 penampilan dari bangku cadangan, Chiesa bertekad membantu Liverpool kembali bersaing memperebutkan gelar. Ia menilai pencapaian finis di peringkat kelima Liga Inggris musim lalu tidak sejalan dengan status besar klub.
"Liverpool pantas mendapatkan hasil yang lebih baik. Dua musim lalu kami juara Liga Inggris. Musim lalu kami nyaris gagal lolos ke Liga Champions dan hanya finis di posisi kelima. Musim ini kami harus tampil lebih baik, termasuk di Liga Champions. Saya yakin kami memiliki skuad yang mampu melakukannya," ucapnya.
Selain ingin sukses bersama Liverpool, Chiesa juga berharap performanya di level klub dapat membawanya kembali ke tim nasional Italia.