Selain Aceh Tamiang, Kementerian PU juga mempercepat pembangunan huntara di wilayah terdampak lainnya di Aceh. Di Bener Meriah progres pembangunan telah mencapai 5,32 persen, sementara di Pidie Jaya dan Aceh Utara masih tahap survei lokasi.
Sementara itu, Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyatakan penyediaan hunian sementara penting bagi pemulihan pascabencana. Menurutnya, huntara menjadi bagian dari strategi berkelanjutan untuk memastikan masyarakat terdampak segera menempati hunian.
Joko juga mengatakan penyediaan hunian sementara merupakan kebutuhan mendesak bagi warga terdampak bencana. Menurutnya, hunian ini memungkinkan mereka kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan layak selama masa transisi pemulihan.
“Masyarakat juga membutuhkan tempat tinggal yang aman agar dapat kembali menata aktivitas sehari-hari. Hunian sementara ini kami siapkan sebagai ruang transisi sebelum pemulihan jangka menengah dan panjang berjalan,” ujar Joko. dilansir rri.co.id