Beranda Pemprov Sumbar Implementasi Dana TKD Pemprov Sumbar Pulihkan Akses Tanah Datar–Sijunjung, Ekonomi Warga Kembali Bergerak

Implementasi Dana TKD Pemprov Sumbar Pulihkan Akses Tanah Datar–Sijunjung, Ekonomi Warga Kembali Bergerak

0
Implementasi Dana TKD Pemprov Sumbar Pulihkan Akses Tanah Datar–Sijunjung, Ekonomi Warga Kembali Bergerak

Menurutnya, proses konstruksi yang paling memakan waktu adalah pembangunan pondasi tapak rangka atau abutment jembatan yang dikerjakan secara swakelola dengan anggaran sekitar Rp800 juta. Sementara pengadaan konstruksi Jembatan Bailey sendiri menelan biaya sekitar Rp4,1 miliar.

“Perakitan jembatan dimulai pada 6 Juli dan tiga hari kemudian, tepatnya 9 Juli, sudah dapat dilalui masyarakat. Pekerjaan yang paling lama memang pada pembangunan tapak jembatan dan ditargetkan selesai seluruhnya pada awal Agustus mendatang,” jelas Mitra Hengki.

Ia menegaskan, Jembatan Bailey dibangun sebagai solusi cepat untuk mengembalikan fungsi transportasi sembari menunggu pembangunan jembatan permanen yang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar.

“Meski bersifat sementara, Jembatan Bailey memiliki daya tahan yang cukup lama dan dapat digunakan bertahun-tahun dengan kapasitas beban hingga 15 sampai 20 ton,” katanya.

Menurut Mitra Hengki, percepatan pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti komitmen Pemprov Sumbar dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.

“Ini membuktikan bahwa Pemprov Sumbar selalu hadir dan bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu Wali Nagari Taluk, Pendi Aswil mengatakan putusnya jembatan membuat masyarakat benar-benar terisolasi selama satu setengah bulan. Seluruh aktivitas harus dialihkan melalui jalur alternatif yang jauh lebih panjang.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait