Selain itu, Indonesia mengundang Jerman untuk ikut serta dalam rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang serta pengembangan infrastruktur di tanah air.
Presiden Prabowo menilai kunjungan Presiden Steinmeier merupakan sinyal kuat atas komitmen kedua negara dalam menghadapi dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari rangkaian pembahasan kemitraan strategis yang mencakup bidang ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan.
Momentum pertemuan di Jakarta ini juga akan menjadi agenda awal menyambut peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman pada tahun 2027.