Trump juga mengundang para pemimpin sejumlah negara, termasuk Rusia dan Belarus, untuk bergabung.
Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Moskow tidak mengetahui seluruh rincian inisiatif tersebut dan berharap mendapatkan klarifikasi selama pembicaraan dengan Amerika Serikat.
Presiden Belarus Alexander Lukashenko, yang menyetujui untuk bergabung dengan dewan tersebut, menepis klaim bahwa partisipasi dalam organisasi itu mengharuskan kontribusi sebesar 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 16,9 triliun).
Sumber: Sputnik