Beranda Kolom Intisari: Trump Sebut AS akan Tunda Serangan terhadap Iran di Tengah Klaim yang Bertentangan

Intisari: Trump Sebut AS akan Tunda Serangan terhadap Iran di Tengah Klaim yang Bertentangan

Foto yang diabadikan pada 7 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah rambu berhenti dengan latar belakang gedung Capitol Amerika Serikat (AS) di Washington DC, AS. (Carapandang/Xinhua/Li Rui)

0
Intisari: Trump Sebut AS akan Tunda Serangan terhadap Iran di Tengah Klaim yang Bertentangan

Sebelumnya pada Sabtu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi memperingatkan AS agar tidak melakukan tindakan "petualangan" apa pun, seraya mengatakan bahwa mereka yang bertanggung jawab akan menanggung konsekuensinya, lansir Mehr.

Serangan AS apa pun terhadap infrastruktur energi Iran akan memicu serangan balasan terhadap ladang minyak di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), serta fasilitas gas di Qatar dan Israel, lapor sebuah outlet media yang berafiliasi dengan badan keamanan tertinggi Iran, Nournews, pada Sabtu, yang memperingatkan bahwa "semuanya akan hangus menjadi abu".

Peringatan Iran tersebut muncul setelah media AS melaporkan aksi militer yang akan segera terjadi.

The Wall Street Journal pada Jumat (31/7) mengutip sejumlah pejabat AS yang mengatakan bahwa Trump "telah memerintahkan militernya untuk melancarkan serangan baru terhadap Iran yang dapat dimulai paling cepat pada akhir pekan ini dan berlangsung selama beberapa hari."

CBS News juga melaporkan bahwa AS dan Israel sedang bersiap melancarkan serangan intensif terhadap infrastruktur energi Iran, yang dapat dimulai pada akhir pekan.

Mengantisipasi dampak buruk yang parah, kedutaan-kedutaan besar AS di sekitar 10 negara Timur Tengah mengeluarkan peringatan keamanan yang mendesak warga negara Amerika "mempertimbangkan untuk meninggalkan" kawasan tersebut karena "eskalasi yang tidak terduga".

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here