Beranda Internasional Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz Jika Blokade AS Berlanjut

Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz Jika Blokade AS Berlanjut

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan melalui akun media sosial X pada Jumat (17/4) bahwa akses melalui jalur air strategis tersebut sepenuhnya bergantung pada izin dari Iran.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Iran kembali mengeluarkan ancaman tegas akan menutup Selat Hormuz jika Amerika Serikat tidak mencabut blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Pernyataan ini disampaikan di tengah situasi genting pasca-kegagalan negosiasi di Islamabad, Pakistan, meskipun gencatan senjata secara resmi masih berlangsung.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan melalui akun media sosial X pada Jumat (17/4) bahwa akses melalui jalur air strategis tersebut sepenuhnya bergantung pada izin dari Iran.

“Dengan berlanjutnya blokade, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka,” tulis Ghalibaf, seperti dikutip AFP, Sabtu (18/4/2026).

Peringatan ini muncul hanya sehari setelah pejabat Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz telah dibuka kembali sepenuhnya menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Namun, Teheran menegaskan bahwa kelonggaran itu tidak akan berlanjut jika Washington terus memberlakukan blokade.

Sebelumnya, Amerika Serikat di bawah komando Presiden Donald Trump memerintahkan blokade angkatan laut pada Senin (13/4) sebagai respons atas kebuntuan perundingan damai.

AS mengeklaim telah menenggelamkan 158 kapal Angkatan Laut Iran dan akan terus menghancurkan kapal yang mendekati blokade.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sedang berjalan dan tindakan provokatif yang dapat merusak stabilitas kawasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here