Beranda Internasional Iran Menyepakati Rute Pelayaran Selat Hormuz Dengan Oman Menunggu Komitmen AS

Iran Menyepakati Rute Pelayaran Selat Hormuz Dengan Oman Menunggu Komitmen AS

Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Jumat (28/8), mengatakan bahwa Teheran telah menyepakati rute pelayaran melalui Selat Hormuz dengan Oman dan akan membuka kembali Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) memenuhi komitmennya

0
istimewa

Presiden Iran mengatakan bahwa sanksi dan blokade pada awalnya telah dicabut, sementara negosiasi mengenai pelepasan dana Iran yang dibekukan telah dimulai dan rencana investasi senilai 300 miliar dolar AS (Rp5.327 triliun) sedang dipersiapkan.

Pezeshkian menyebutkan bahwa angka impor dan ekspor Iran telah mengalami penurunan antara 25 persen hingga 35 persen.

Dia mengatakan bahwa sanksi di sektor perbankan dan petrokimia telah dihapus berdasarkan nota kesepahaman tersebut, dan Iran telah mengekspor hampir 90 juta barel minyak selama kesepakatan itu berlaku.

Pezeshkian menambahkan bahwa Teheran telah melakukan pembicaraan dengan Qatar dan Uni Emirat Arab mengenai rencana investasi itu, namun menyatakan bahwa proyek-proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan jika perang terus berlangsung.

Di sisi lain, Iran berupaya mengembalikan status Selat Hormuz seperti semula, tambahnya. "Namun, karena mereka tidak mematuhi nota kesepahaman tersebut, akhirnya gagal."

Iran dan Oman telah mengadakan pembicaraan mengenai pengaturan lalu lintas pelayaran di jalur air tersebut sejak nota kesepahaman yang disepakati antara Washington dan Teheran gagal terlaksana bulan lalu.

Berdasarkan kesepakatan, AS dan Iran setuju memperpanjang gencatan senjata pada April dan secara bertahap mengizinkan pelayaran melalui Selat Hormuz kembali ke tingkat sebelum perang, sambil kedua pihak melakukan pembicaraan mengenai penyelesaian akhir untuk mengakhiri perang yang dimulai pada Februari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here