Beranda Internasional Iran Peringatkan Dunia: Konflik dengan AS Kemungkinan Besar Akan Kembali Terjadi

Iran Peringatkan Dunia: Konflik dengan AS Kemungkinan Besar Akan Kembali Terjadi

Wakil Inspektur Markas Militer Iran, Mohammad Jafar Asadi, dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita semi-resmi Fars pada Sabtu (2/5/2026), menegaskan bahwa berbagai bukti menunjukkan AS tidak berkomitmen pada perjanjian apa pun.

0
ilustrasi

CARAPANDANG - Seorang pejabat militer senior Iran memperingatkan bahwa konflik baru dengan Amerika Serikat kemungkinan besar akan terjadi, di tengah kegagalan perundingan perdamaian yang dimediasi Pakistan. Peringatan ini disampaikan saat gencatan senjata yang rapuh masih berlangsung namun dinilai tidak akan bertahan lama.

Wakil Inspektur Markas Militer Iran, Mohammad Jafar Asadi, dalam pernyataan yang dikutip oleh kantor berita semi-resmi Fars pada Sabtu (2/5/2026), menegaskan bahwa berbagai bukti menunjukkan AS tidak berkomitmen pada perjanjian apa pun.

"Konflik baru antara Iran dan Amerika Serikat kemungkinan besar terjadi, dan berbagai bukti juga menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak mematuhi komitmen atau perjanjian apa pun," ujar Asadi.

Asadi menambahkan bahwa tindakan dan pernyataan pejabat AS saat ini sebagian besar berorientasi pada media, dengan tujuan utama mencegah penurunan harga minyak dan keluar dari situasi sulit yang mereka ciptakan sendiri.

Ia menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran dalam kesiapan penuh untuk menghadapi setiap petualangan baru dan kesalahan perhitungan oleh Amerika Serikat.

Peringatan ini muncul saat perang antara AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 telah memasuki jeda. Serangan awal AS dan Israel memicu pembalasan dari Teheran terhadap sekutu AS di kawasan Teluk serta penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak dunia yang krusial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here