CARAPANDANG – Iran menolak melakukan genjatan senjata maupun negosisiasi dengan Amerika Serikat.
Hal ini tegas disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi dalam wawancara dengan program Face the Nation di CBS.
Dia mengatakan serangan yang dilakukan AS dan Israel merupakan pilihan perang. Dan Iran siap memilih pilihan tersebut.
“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta negosiasi,” kata Menlu Iran , dikutip dari Time, Senin 16 Maret 2026.
Dia tegas mengatakan bahwa Iran siap membela diri, dan akan melawan AS sampai titik darah penghabisan, sampai AS menyadari bahwa mereka tidak bisa mengalahkan Iran.
“Kami siap membela diri selama diperlukan,”tegasnya.
Selanjutnya dia tegas mengatakan Iran tidak mau kembali melakukan perundingan dengan AS. Sebab, belajar dari pengalaman sebelumnya perundingan tersebut tidak membawa hasil apa-apa. Justru dalam proses diplomasi AS malah melakukan serangan terhadap Iran.
Terkait serangan drone dan rudal Iran di kawasan Teluk, Araghchi menyebutnya sebagai langkah defensif. Ia menuding beberapa negara di kawasan memberikan wilayah mereka kepada pasukan Amerika untuk melancarkan serangan terhadap Iran.