Beranda Internasional Iran Tegaskan Selat Hormuz Tidak Boleh Kembali ke Kondisi Sebelum Perang

Iran Tegaskan Selat Hormuz Tidak Boleh Kembali ke Kondisi Sebelum Perang

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini memperlihatkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Carapandang/Xinhua/Wen Xinnian)

0
Xinhua

   "Pihak Amerika meminta kami untuk mengadakan pembicaraan, dan mengirimkan pesan melalui Oman bahwa mereka tidak akan melakukan tindakan militer terhadap kami," kata Gharibabadi.

   Terkait diskusi bilateral dengan Oman, Gharibabadi menyampaikan bahwa Teheran hanya bernegosiasi dengan Muscat mengenai isu-isu yang berkaitan dengan Selat Hormuz.

   Dia mengatakan bahwa Oman telah mengusulkan sebuah rute bersama dengan pembagian kendali 50-50. Namun, Iran menyatakan usulan tersebut tidak dapat menghilangkan kekhawatirannya, dengan alasan bahwa jika membiarkan rute selatan tetap terbuka, kedaulatan Iran atas selat tersebut akan rusak.

   Sebagai gantinya, Teheran mengusulkan agar Iran memegang kendali penuh atas rute masuk Selat Hormuz dan kendali parsial atas rute keluarnya, tambah Gharibabadi. Dia mengatakan bahwa jika Oman menerima tawaran tersebut, "kita akan melangkah ke tahap berikutnya," namun jika tidak, selat itu akan tetap ditutup dan "kami siap menghadapi berlanjutnya perang."

   Iran memperketat cengkeramannya atas Selat Hormuz pada 28 Februari dengan melarang perlintasan aman bagi kapal-kapal milik atau yang terafiliasi dengan Israel dan AS menyusul serangan gabungan kedua negara tersebut ke wilayah Iran.

   Pembatasan navigasi di Selat Hormuz mengakibatkan lonjakan harga energi global dan memicu eskalasi yang berujung pada gelombang serangan udara AS terhadap Iran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here