“Dana tersebut akan dibagi untuk tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dan rencananya dibagi secara rata,” jelas Miko.
Miko menyebut, besaran alokasi bantuan untuk Sumbar diperkirakan mencapai Rp2,3 miliar. Bantuan itu nantinya akan difokuskan untuk rehabilitasi tiga jenis infrastruktur utama, yakni rumah ibadah, sekolah dan jembatan.
Agar penyalurannya tepat sasaran, maka ia bersama jajaran pengurus datang menghadap Gubernur. Pihaknya ingin mendapatkan data konkret tentang rincian insfastruktur terdampak yang perlu penanganan segera.
"Alhamdulillah Pak Gubernur mendukung penuh rencana kita dan akan membantu menyiapkan
data dalam waktu dekat,"ungkapnya.
Miko menjelaskan, salah satu persyarakatan dalam pendistribusian bantuan tersebut adalah adanya surat permohonan resmi dari Kepala Daerah. Menurutnya, persyaratan tersebut telah disampaikannya dan direspon positif Gubernur Sumbar.
“Saat ini, Peradi tinggal menunggu data konkret dan surat permohonan dari Gubernur. Sebab, itu menjadi salah satu persyaratan untuk proses pendistribusian bantuan,” tutup Miko.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; Sekretaris Peradi, Mevrizal; serta Kepala Bidang Sosial, Olahraga, dan Agama Peradi, Usman Jambak. (adpsb/cen/bud)