Beranda Internasional Jepang Mulai Putaran ke-23 Pembuangan Air Limbah Terkontaminasi Nuklir Fukushima ke Laut

Jepang Mulai Putaran ke-23 Pembuangan Air Limbah Terkontaminasi Nuklir Fukushima ke Laut

Masyarakat berkumpul untuk memprotes keputusan pemerintah Jepang dan Tokyo Electric Power Company (TEPCO) mengenai pembuangan air limbah yang terkontaminasi nuklir di depan kantor pusat TEPCO di Tokyo, Jepang, pada 24 Agustus 2023. (Carapandang/Xinhua/Yang Guang)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, TOKYO -- Jepang pada Senin (31/8) memulai putaran baru pembuangan air limbah yang terkontaminasi nuklir dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang rusak ke laut, menandai pembuangan ke-23 sejak operasi kontroversial tersebut dimulai pada 2023.

   Pembuangan itu dimulai pada pukul 11.29 waktu setempat. Menurut operator PLTN tersebut, Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO), sekitar 7.800 ton air limbah yang mengandung sekitar 1,2 triliun becquerel tritium radioaktif akan dilepaskan ke laut.

   Putaran terbaru itu, yang juga merupakan putaran kelima pada tahun fiskal 2026, dijadwalkan akan berlanjut hingga 18 September.

   Pada Agustus 2023, Jepang secara sepihak memulai pembuangan air yang terkontaminasi nuklir dari PLTN Fukushima Daiichi ke laut meskipun terdapat kekhawatiran dan penolakan dari komunitas internasional. Tanggal 24 Agustus tahun ini menandai tiga tahun sejak operasi kontroversial tersebut dimulai, dengan total kumulatif sekitar 173.000 ton air limbah yang telah dilepaskan hingga saat ini.

   Per 13 Agustus, tangki penyimpanan di PLTN Fukushima Daiichi masih menampung sekitar 1,235 juta ton air yang terkontaminasi nuklir, menurut data dari TEPCO.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here