Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan bahwa Operasi Ketupat 2026 secara resmi telah ditutup pada Rabu (25/3/2026) dengan catatan tidak ada kecelakaan menonjol secara nasional.
Meski demikian, pengamanan tetap dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026 untuk mengantisipasi gelombang kedua arus balik.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menilai penurunan angka kecelakaan ini menunjukkan bahwa mobilitas tinggi tetap bisa dikelola dengan baik dan semakin aman berkat sinergi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi dalam pengaturan lalu lintas.
Kapolri mengimbau masyarakat yang masih dalam perjalanan arus balik untuk memastikan kondisi fisik dan kelaikan kendaraan.
Rest area dan buffer zone telah disiapkan pemerintah untuk dimanfaatkan pemudik yang kelelahan agar dapat beristirahat hingga kondisi pulih sebelum melanjutkan perjalanan.
Puncak arus balik dilaporkan telah terlewati dengan jumlah kendaraan yang telah kembali ke Jakarta mencapai 2,5 juta unit hingga Sabtu (28/3/2026) pagi. Tersisa sekitar 13 persen atau 385 ribu kendaraan yang belum kembali.
Pemerintah memprediksi gelombang kedua arus balik akan terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026.