Menurut dokter Kumar, kaki yang tetap terasa dingin meski sudah diberi lapisan dan dihangatkan bisa jadi merupakan salah satu tanda penyakit arteri perifer, yaitu kondisi ketika plak menumpuk di arteri kaki. Penyakit arteri perifer mengurangi suplai oksigen ke kaki dan secara drastis meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
"Penyempitan pembuluh darah ini bisa semakin memperlambat aliran darah dan menyebabkan kram atau luka yang sulit sembuh," katanya.
Ia mengatakan bahwa orang dengan hipotiroidisme, anemia, atau kebiasaan merokok lebih rentan mengalami masalah kesehatan ini.
3. Kram kaki pada malam hari
Ketika bersiap tidur dan meregangkan kaki setelah aktivitas seharian, kram kaki dapat muncul secara mendadak. Kram ini biasanya singkat, tetapi jika sering terjadi mungkin mengindikasikan masalah kesehatan serius.
"Kondisi ini menjadi lebih parah ketika pasien mengalami dehidrasi atau efek samping obat yang menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit," kata Dr. Kumar.
Selain ketidakseimbangan elektrolit, kram juga bisa terjadi akibat sirkulasi darah yang buruk dan masalah ginjal. Kalau sering mengalami kram kaki yang mengganggu sebaiknya memeriksakan diri untuk mengetahui kemungkinan kaitannya dengan masalah pembuluh darah dan saraf.
4. Perubahan warna kulit atau luka yang sulit sembuh pada kaki