Beranda Daerah KDM Ajak Orang Tua Batasi Gawai pada Anak, Ancaman Diabetes dan Gagal Ginjal

KDM Ajak Orang Tua Batasi Gawai pada Anak, Ancaman Diabetes dan Gagal Ginjal

Kebiasaan anak bermain gawai terlalu lama dinilai mengancam kesehatan karena membuat anak kurang bergerak, sehingga nutrisi tidak berubah menjadi energi.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau para orang tua untuk membatasi penggunaan gawai pada anak. Kebiasaan anak bermain gawai terlalu lama dinilai mengancam kesehatan karena membuat anak kurang bergerak, sehingga nutrisi tidak berubah menjadi energi.

"Ancaman masa depan bukan hanya kekurangan gizi, tetapi nutrisi dan gizi yang tidak dikelola jadi energi," ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dikutip Republika.

Menurutnya, dampak dari kebiasaan tersebut membuat anak mudah terserang penyakit dan tingkat emosinya tinggi.

Beberapa penyakit yang umumnya diderita orang dewasa, seperti gagal ginjal dan diabetes, kini mulai ditemukan pada anak-anak.

KDM menjelaskan fenomena ini terjadi akibat radiasi screen time yang tinggi membuat fisik anak kurang bergerak aktif. Seluruh nutrisi dan gizi yang masuk ke tubuh menumpuk dan gagal dikonversi menjadi energi.

Selain mendorong aktivitas fisik, KDM juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan anak agar tidak berlebihan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jabar itu juga menyampaikan rencana Pemprov Jabar untuk meningkatkan nutrisi ibu hamil sebagai bentuk tanggung jawab negara.

"Ketika yang hamilnya bermasalah maka dia boleh ke toko, minimarket, atau ke manapun untuk mengambil makanan yang dikonsumsi selama hamil. Ini sedang kita rumuskan karena tanggung jawab negara," jelas KDM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here