Beranda Internasional Keluar dari OPEC, UAE: Pilihan Berdaulat dan Strategis

Keluar dari OPEC, UAE: Pilihan Berdaulat dan Strategis

Keluar dari OPEC, UAE: Pilihan Berdaulat dan Strategis

0
Keluar dari OPEC, UAE: Pilihan Berdaulat dan Strategis

Kemudian pada hari yang sama, menteri perindustrian UAE sekaligus CEO Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Sultan Ahmed Al Jaber, bertemu dengan menteri negara urusan energi Qatar sekaligus CEO QatarEnergy, Saad Sherida Al Kaabi, di Qatar.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya meninjau hubungan bilateral dan kerja sama energi antara UAE dan Qatar serta membahas cara untuk semakin memperkuat hubungan, kata ADNOC dalam sebuah unggahan di media sosial.

Qatar keluar dari OPEC pada 2019, yang saat itu secara luas dipandang sebagai bentuk protes terhadap organisasi yang didominasi oleh Arab Saudi tersebut.

OPEC didirikan pada 1960 oleh Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela untuk mengoordinasikan kebijakan produksi serta melindungi kepentingan para pengekspor minyak utama dengan memastikan pendapatan yang stabil bagi para anggotanya.

UAE bergabung dengan OPEC pada 1967, dan kepergiannya akan menyisakan 11 anggota dalam kelompok tersebut. Aliansinya yang lebih luas, OPEC+, mencakup tambahan 10 produsen non-OPEC.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here