Beranda Internasional Kemlu AS Berencana Tutup Konsulat di Medan, Bagian Efisiensi "America First"

Kemlu AS Berencana Tutup Konsulat di Medan, Bagian Efisiensi "America First"

Rencana ini merupakan bagian dari upaya perampingan jaringan diplomatik global yang jarang terjadi dan tidak terkait dengan peristiwa geopolitik tertentu.

0
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio

CARAPANDANG - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah memberitahukan Kongres mengenai rencana penutupan lima perwakilan diplomatik di luar negeri, termasuk Konsulat AS di Medan, Sumatera Utara.

Rencana ini merupakan bagian dari upaya perampingan jaringan diplomatik global yang jarang terjadi dan tidak terkait dengan peristiwa geopolitik tertentu.

Mengutip laporan Reuters, penutupan ini adalah kelanjutan dari kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump yang mengusung agenda "America First" untuk merampingkan birokrasi federal.

Selain Konsulat Medan, empat perwakilan lain yang direncanakan ditutup adalah Kedutaan Besar AS di St. George's, Grenada; Konsulat AS di Nagoya, Jepang; Kantor Cabang Kedutaan di Douala, Kamerun; dan Konsulat AS di Winnipeg, Kanada.

Sejumlah sumber yang mengetahui pemberitahuan tersebut berbicara dengan syarat anonim karena rencana itu belum dipublikasikan secara resmi.

Kementerian Luar Negeri AS dalam pernyataannya pada Minggu (2/8) tidak membenarkan maupun membantah rencana tersebut secara eksplisit.

Mereka menyatakan fokus utama adalah memastikan jejak diplomatik AS tetap efisien dan efektif serta berkomitmen mematuhi prosedur pemberitahuan kepada Kongres.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menggambarkan langkah pemangkasan biaya ini sebagai upaya penyesuaian organisasi yang dinilai terlalu gemuk dan birokratis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here