Beranda Komunitas Ketika Musik Rock Selezat Kue Balok

Ketika Musik Rock Selezat Kue Balok

Kalau sebuah band ingin didengar, mereka harus benar-benar bermain. Dan kalau ingin punya lagu, mereka harus membuat lagu.

0
Istimewa

Saya makan kue balok dihadapan mereka dengan lahap. Rasanya enak pakai banget. Mungkin ini yang disebut “hospitality” khas kota Bandung yang membuat banyak orang selalu kembali, kendati kota ini kerap dilanda kemacetan pada hari libur.

Belum sempat membicarakan musik secara serius, tamu sudah diberi makan. Saya tentu tidak protes. Kalau ada orang bertanya apa kesan pertama saya terhadap blunt_id, jawabannya sederhana, “Musiknya rock dengan rasa kue balok.” Semua orang dari segala umur dan kalangan pasti bisa menikmati.

Blunt_id berakar dari Bloody Marry, band yang dibentuk di Bandung pada 1995. Tahun ketika dunia musik masih sangat berbeda dengan sekarang. Belum ada Spotify atau YouTube. Belum ada TikTok yang rasa-rasanya akan bikin muak Beethoeven kalau ia masih hidup. Belum ada orang yang sibuk memikirkan, apakah sebuah lagu punya peluang masuk FYP.

Kalau sebuah band ingin didengar, mereka harus benar-benar bermain. Dan kalau ingin punya lagu, mereka harus membuat lagu. Sekarang, 31 tahun kemudian, lima orang yang menjadi bagian dari perjalanan blunt_id masih berada di panggung yang sama. Agi (gitaris), Andri (vokalis), Demo (bassist), Dheri (drummer), dan Nolly (gitaris). Mereka masih benar-benar bermain, dan mereka masih benar-benar membuat lagu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here