Insiden dipicu oleh sebuah mobil taksi yang menerobos perlintasan sebidang di JPL 85, yang kemudian mengganggu sistem persinyalan dan menyebabkan dua rangkaian kereta berada di jalur yang sama.
Proses evakuasi yang berlangsung semalam suntuk dinyatakan selesai pada Selasa siang.
Kini fokus beralih pada penyelidikan menyeluruh oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) serta evaluasi total terhadap ribuan perlintasan sebidang tanpa palang pintu di seluruh jalur kereta api Indonesia.