CARAPANDANG - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung perubahan sistem pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak langsung. Hal itu disampaikan Ketua Umum (Ketum) PKB, Muhaimin Iskandar, usai melakukan audiensi pengurus PKB bersama Presiden Prabowo Subianto.
Ia menjelaskan bahwa alasan PKB mendukung Pilkada tidak langsung, atau dipilih melalui DPRD, untuk mengurangi tensi politik. Sehingga hal itu diungkapkannya, dapat memberikan batasan dalam kompetisi pesta demokrasi Pilkada.
"PKB setuju, kami dari dulu menginginkan Pilkada melalui DPR. Kompetisi politik saatnya dibatasi, tidak setiap hari, tetapi pada saat-saat tertentu, sehingga lebih produktif bangsa kita,," kata Muhaimin dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026
Sebab menurutnya, pelaksanaan Pilkada yang dilakukan melalui pemilihan langsung di masyarakat, menimbulkan ketatnya kompetisi politik Pilkada. Bahkan Ketum PKB yang akrab disapa Cak Imin menuturkan, Pilkada langsung kerap menimbulkan gesekan dan meningkatkan tensi politik lokal.
"Pilkada menjadi panasnya politik yang tidak pernah berhenti. Sehingga mungkin kontestasi politik hanya dibatasi pada Pilpres," ujarnya.
Cak Imin sebelumnya juga menyatakan bahwa dalam wacana perubahan sistem Pilkada, PKB juga turut membahasnya bersama Presiden Prabowo. Dalam pembahasan itu PKB, sambungnya, mendukung adanya perubahan sistem Pilkada, untuk menciptakan suasana yang kondusif.