Beranda Umum Lindungi Anak Di Era Digital, Kemkomdigi Gandeng Puteri Indonesia

Lindungi Anak Di Era Digital, Kemkomdigi Gandeng Puteri Indonesia

Puteri Indonesia dinilai memiliki peran strategis sebagai figur publik yang dekat dengan keluarga dan generasi muda sehingga mampu menyampaikan pesan pengasuhan digital secara lebih efektif kepada masyarakat

0
Komdigi

Latief menjelaskan bahwa Roblox termasuk dalam daftar karena memiliki fitur komunikasi antarpengguna yang memungkinkan anak berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal.

"Yang menjadi perhatian bukan hanya platform media sosial, tetapi seluruh sistem elektronik yang memiliki risiko terhadap anak. Roblox misalnya, memiliki fitur percakapan yang memungkinkan terjadinya kontak dengan orang asing," katanya.

Komdigi mengelompokkan risiko yang dihadapi anak di ruang digital ke dalam tujuh kategori utama atau yang disebut sebagai "7K". Risiko pertama adalah kontak dengan orang asing yang berpotensi melakukan manipulasi atau eksploitasi terhadap anak.

Berdasarkan berbagai diskusi dan kajian yang dilakukan pemerintah, ditemukan sejumlah kasus ketika pelaku membangun kedekatan dengan anak melalui kesamaan minat sebelum akhirnya mengajak bertemu secara langsung.

Risiko kedua adalah paparan konten berbahaya, termasuk pornografi dan materi lain yang tidak sesuai dengan usia anak. Pemerintah mencatat masih banyak anak Indonesia yang pernah terpapar konten semacam itu saat mengakses internet.

Risiko berikutnya adalah anak sebagai konsumen yang rentan menjadi sasaran berbagai bentuk pemasaran digital. Dalam beberapa kasus, anak bahkan dijadikan sarana untuk menghasilkan keuntungan ekonomi melalui aktivitas digital yang tidak sesuai dengan prinsip perlindungan anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here