Yoon saat ini menghadapi delapan kasus pidana. Pada Februari, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepadanya dalam putusan pengadilan tingkat pertama atas tuduhan memimpin pemberontakan.
Darurat militer diumumkan oleh Yoon pada 3 Desember 2024 malam. Namun, status tersebut dicabut beberapa jam kemudian oleh Majelis Nasional Korsel.