Beranda Warta Kementerian Menaker: Pengangguran Muda Naik Jadi 17,4 Persen, Industri Justru Kesulitan Cari Talenta

Menaker: Pengangguran Muda Naik Jadi 17,4 Persen, Industri Justru Kesulitan Cari Talenta

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) kelompok usia 15-24 tahun mencapai 17,4 persen pada Mei 2026, meningkat dari 16,36 persen pada Februari 2026.

0
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli

CARAPANDANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan adanya kenaikan angka pengangguran di kalangan generasi muda, di tengah kondisi industri yang justru mengaku kesulitan mencari tenaga kerja kompeten. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) kelompok usia 15-24 tahun mencapai 17,4 persen pada Mei 2026, meningkat dari 16,36 persen pada Februari 2026.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan TPT nasional yang tercatat 4,65 persen atau sekitar 7,22 juta orang. Dari total penganggur nasional, sekitar 67 persen atau setara 4,8 juta orang berasal dari kelompok generasi muda.

"Di satu sisi memang kita memiliki pengangguran yang tinggi. Generasi muda kita, usia 15-24 tahun, TPT-nya 17,4 persen," ujar Yassierli dalam Indonesia's Green Jobs Conference 2026 di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menaker menyebut kondisi ini menunjukkan adanya paradoks di pasar tenaga kerja. Di saat pengangguran muda melonjak, sekitar 48 persen perusahaan di Indonesia mengaku kesulitan mendapatkan tenaga kerja dengan kompetensi yang memadai.

Bahkan, laporan Future of Jobs World Economic Forum 2025 menyebut 54 persen perusahaan mengidentifikasi kesenjangan keterampilan sebagai masalah utama .

"Kalau kita tanya perusahaan, 54 persen mengatakan kami kesulitan mendapatkan talent yang memiliki kompetensi yang memadai," kata Yassierli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here