CARAPANDANG - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima audiensi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Rusia untuk Indonesia Vladimir N. Morozov di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Jumat (6/2), guna memperkuat diplomasi budaya dan penjajakan kerja sama museum kedua negara.
“Ini sangat penting untuk kita dapat memiliki informasi yang lebih lengkap terkait koleksi-koleksi tersebut,” kata Fadli Zon dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut diskusi sebelumnya terkait pengembangan kolaborasi pelestarian sejarah dan pengelolaan data kebudayaan. Morozov hadir bersama CEO Member of the Academic Publishing Board Vladimir N. Sautov.
Fadli Zon mengatakan rencana pelestarian sejarah budaya Rusia dalam bentuk katalog manuskrip dan artefak dapat memperkaya informasi koleksi dan riset historis.
Dalam pertemuan itu, Kementerian Kebudayaan juga menyoroti potensi publikasi bersama berbasis data historis serta keterlibatan koresponden untuk memperkuat riset.
Morozov menyatakan pihaknya membuka peluang kerja sama lanjutan, termasuk dalam kurasi data dan pengarsipan.
“Kami memiliki data yang signifikan dan akan berkoordinasi dengan Menteri Kebudayaan, sekaligus meminta rekomendasi pihak-pihak yang dapat diajak berkoordinasi lebih lanjut, khususnya terkait dengan pengarsipan,” ujar Morozov.