Beranda Kolom Mendekatkan Layanan Kesehatan Mental untuk Masa Depan Indonesia Sehat

Mendekatkan Layanan Kesehatan Mental untuk Masa Depan Indonesia Sehat

Konsep klinik kesehatan mental berbasis komunitas bukan sekadar membangun gedung baru. Yang lebih penting adalah mengubah filosofi pelayanan.

0
Istimewa

CARAPANDANG – Oleh A Eddy Adriansyah, Penulis adalah eks-pegawai Hampshire County Council di bawah divisi Health and Social Care, United Kingdom (UK)

Setelah merantau lama dan bekerja di sektor kesehatan di Barat, saya merasa ada yang perlu dikoreksi, soal kebiasaan masyarakat Indonesia, dalam menanggapi gangguan psikis dan memandang kesehatan mental.

Ketika tubuh demam, kita tahu untuk mengobatinya harus pergi ke puskesmas. Ketika gigi berlubang, kita tahu harus mengobatinya di dokter gigi. Ketika penglihatan terganggu, kita datang berobat ke dokter mata. Namun ketika pikiran tak mampu lagi menanggung kecemasan, ketika dada sesak tanpa sebab yang bisa dijelaskan, ketika tidur menjadi sebuah kemewahan, atau ketika seseorang kehilangan alasan untuk bangun pagi, tak pernah terlintas di benak kita untuk mengonsultasikannya pada ahli. Kita cenderung menyederhanakan masalah, dengan hanya menyuruh orang yang sesungguhnya mengalami gangguan psikis berat, untuk bersabar saja. “Berdoalah lebih banyak”, “Liburanlah sebentar”, dan “Berhentilah mengeluh”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here