Melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang tergolong langka namun sangat berbahaya. Penyakit ini dikenal sebagai penyebab wafatnya musisi legendaris dunia, Bob Marley, pada 1981 di usia 36 tahun.
Melanoma terjadi ketika sel penghasil pigmen kulit, yaitu melanosit, mengalami pertumbuhan tidak normal dan ganas. Meski lebih jarang dibandingkan jenis kanker kulit lainnya, melanoma memiliki tingkat penyebaran (metastasis) yang lebih cepat ke organ tubuh lain jika tidak ditangani sejak dini.
Kasus Bob Marley menjadi salah satu contoh yang sering dikutip dalam dunia medis. Marley didiagnosis melanoma akral lentiginosa, jenis melanoma langka yang muncul di bagian tubuh yang tidak sering terpapar sinar matahari, seperti telapak kaki. Pada kasusnya, kanker bermula dari luka kecil di jari kaki yang sempat dianggap sebagai cedera biasa.
Seiring waktu, kondisi tersebut memburuk dan menyebar ke bagian tubuh lain. Marley sempat disarankan menjalani amputasi jari kaki sebagai langkah penyelamatan, namun menolak tindakan tersebut. Penyakitnya pun terus berkembang hingga akhirnya merenggut nyawanya.
Dokter spesialis kulit menjelaskan bahwa melanoma dapat menyerang siapa saja, tidak hanya mereka yang sering terpapar sinar matahari. Meski begitu, paparan sinar ultraviolet (UV) tetap menjadi faktor risiko utama, selain riwayat keluarga, kulit cerah, serta keberadaan tahi lalat yang tidak normal.