CARAPANDANG.COM, TANGERANG SELATAN -- Dodol Betawi merupakan penganan khas Jakarta dengan cita rasa manis, legit, dan kenyal. Kudapan ini biasanya disajikan saat Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha sebagai simbol kebersamaan dan bagian dari tradisi. Dodol Betawi terbuat dari campuran tepung beras ketan, gula aren, dan santan, yang dimasak hingga menghasilkan warna cokelat kehitaman serta tekstur yang lembut dan padat. Terkenal karena proses pembuatannya yang rumit dan memakan waktu lama, dodol Betawi laris manis diburu masyarakat menjelang hari raya.
Seorang pekerja membuat dodol Betawi, penganan khas Jakarta yang terbuat dari tepung beras ketan, gula aren, dan santan, untuk menyambut perayaan Idul Fitri di Kelurahan Cilenggang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada 11 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Agung Kuncahya B.)
Seorang pekerja mengaduk adonan dodol Betawi, penganan khas Jakarta yang terbuat dari tepung beras ketan, gula aren, dan santan, untuk menyambut perayaan Idul Fitri di Kelurahan Cilenggang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada 11 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Agung Kuncahya B.)