Beranda Warta Kementerian Menhan Tegaskan Indonesia Aman, Siaga 1 TNI Hanya Bahasa Prajurit

Menhan Tegaskan Indonesia Aman, Siaga 1 TNI Hanya Bahasa Prajurit

Penegasan ini disampaikan Menhan menyusul publikasi Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang memicu beragam tafsir di publik.

0
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (Kumparan)

CARAPANDANG - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa status siaga 1 yang ditetapkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merupakan istilah prajurit dan tidak perlu dikhawatirkan masyarakat. Penegasan ini disampaikan Menhan menyusul publikasi Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang memicu beragam tafsir di publik.

"Teman-teman sekalian, siaga 1 itu bahasa prajurit, ya. Tapi orang bisa mengartikan dalam bahasa politik," kata Sjafrie mengutip Kumparan, Kamis (12/3/2026).

Sjafrie menjelaskan bahwa status siaga satu berarti prajurit wajib terus memantau perkembangan situasi, baik di tingkat global, regional, maupun nasional. Ia memastikan kesiapsiagaan tersebut tidak berdampak pada geopolitik maupun geoekonomi Indonesia.

"Jadi kesiapan yang dilakukan dari kita itu tidak ada pengaruhnya secara geopolitik. Tidak ada pengaruhnya terhadap geoekonomi," ucap dia.

Menurut Sjafrie, kesiagaan prajurit TNI justru merupakan bagian dari geostrategi pertahanan negara untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. Ia mengimbau masyarakat agar tidak perlu merasa cemas.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Justru sebetulnya yang dibutuhkan masyarakat itu adalah aman dan nyaman. Nah itulah tugas kami secara nasional untuk mengatur kebijakan nasional, dan Panglima TNI untuk mengatur operasional," tegas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here