Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan para calon manajer selanjutnya akan memperoleh pelatihan manajerial koperasi yang disusun Kementerian Koperasi. Pelatihan berlangsung pada 17–31 Juli 2026.
Pelatihan tersebut mencakup 12 modul, antara lain filosofi, regulasi, dan praktik perkoperasian, kelembagaan, tata kelola koperasi, manajemen operasional, hingga digitalisasi Kopdes Merah Putih.
Pelatihan tetap dilaksanakan di pusat pendidikan dan pelatihan yang digunakan untuk program bela negara, tetapi kurikulum dan tenaga pengajarnya berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi.
Farida menambahkan di akhir pelatihan para peserta juga akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan Kopdes Merah Putih dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional.
Menurut data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 2 Juli 2026, dari sekitar 35 ribu titik pembangunan gerai koperasi yang telah terverifikasi, sekitar 20 ribu unit saat ini sedang dibangun.
Sementara itu, sekitar 14 ribu Kopdes Merah Putih telah rampung 100 persen.