Pada klasemen umum pebalap Jonas Vingegaard masih memegang kendali dan kaus kuning, unggul 25 detik atas Tadej Pogacar. Kedua pebalap itu akan kembali berduel di tanjakan gunung berapi Puy de Dome pada etape 9. "Sangat sedih mendengar berita itu," kata juara bertahan Vingegaard terhadap Cavendish. Sedangkan Pogacar mengingatkan betapa bahayanya balap sepeda dan mengatakan seluruh pebalap sedih melihat Cavendish pulang lebih awal. "Setiap orang ingin melihat dia memenangi satu etape lagi," kata pebalap Slovenia itu. "Dia dalam kondisi yang baik apabila Anda melihat dia kemarin sangat ketat," kata Pogacar, yang semasa muda mengidolakan Cavendish. Pada Minggu, peloton akan kembali menjalani rute pegunungan yang diprediksi menjadi arena duel Pogacar dan juara bertahan Vingegaard. Lintasan menuju Puy de Dome dipandang sebagai etape paling menantang, melihat pengalaman beberapa Tour sebelumnya, karena memiliki tanjakan sejauh 13km di mana 4km di antaranya pada gradien 12 persen.