Beranda Internasional Mojtaba Khamenei: Pelanggaran MoU Perdamaian Buktikan Tanda Tangan Trump "Tidak Bernilai"

Mojtaba Khamenei: Pelanggaran MoU Perdamaian Buktikan Tanda Tangan Trump "Tidak Bernilai"

Orang-orang menghadiri pertemuan untuk menyatakan kesetiaan kepada Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran, pada 9 Maret 2026. (Xinhua/Shadati)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, TEHERAN -- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei pada Sabtu (18/7) mengatakan bahwa pelanggaran Amerika Serikat (AS) terhadap nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang baru-baru ini ditandatangani dengan Iran kembali membuktikan bahwa tanda tangan Presiden AS Donald Trump tidak bernilai dan tidak sah, menurut laporan media Iran.

   Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pesan kepada rakyat Iran yang disiarkan oleh media Iran, yang di dalamnya dia membahas berbagai isu penting negara itu.

   Khamenei mengatakan bahwa pelanggaran berulang yang dilakukan AS terhadap MoU tersebut, yang ditandatangani Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Trump pada 18 Juni, "sekali lagi membuktikan kepada semua orang fakta tentang betapa tidak bernilai dan tidak sahnya tanda tangan presiden AS."

   AS "sekali lagi memperlihatkan wajah aslinya yang tanpa kedok," katanya, seraya menyebut bahwa "pengalaman kelam kejahatan dan pengingkaran janji ini menjadi bukti kuat lainnya mengenai kebohongan AS dan sifatnya yang tidak masuk akal, tidak dapat dipercaya, dan jahat."

   Khamenei memperingatkan bahwa jika AS terus melakukan apa yang dia sebut sebagai tindakan mengobarkan perang dan berupaya memberikan konsekuensi yang lebih berat, maka mereka harus bersiap menghadapi "pelajaran yang tidak terlupakan" dari Iran dan front perlawanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here