Beranda Inspirasi Lima Langkah Untuk Melewati Musibah Berat

Lima Langkah Untuk Melewati Musibah Berat

Manusia yang paling kuat keterikatannya dengan Tuhan adalah para nabi. Manusia yang paling kuat keyakinan dan kepercayaannya dengan janji Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah para nabi

0
nabi Yaqub , dalam menghadapi musibah dengan kesabaran

Anak-anak bersaudara itu akhirnya berangkat ke Mesir dan menemui penguasanya, Yusuf yang mengenal mereka tapi mereka tidak mengenalnya. Nabi Yusuf lalu membuat rencana untuk mengambil saudaranya, Benyamin setelah menyiapkan barang-barang untuk saudara-saudaranya. Rencana itu berhasil dan saudaranya berhasil beliau ambil. Saudara-saudaranya yang lain berusaha merayu dan memohon dengan segala cara kepada Nabi Yusuf agar membiarkan Benyamin pergi, dan salah satu dari mereka siap menggantikan posisinya. Namun, Nabi Yusuf enggan kecuali Benyamin yang diambil, karena berdasarkan bukti yang ada, Benyamin yang telah mencuri gelas sang raja. 

Ketika saudara-saudara itu sudah menyerah dan hendak kembali pulang ke negeri ayah mereka, saudara tertua mereka menolak ikut pulang bersama karena mereka telah membuat janji kepada ayahnya untuk membawa Benyamin pulang. Akhirnya mereka pulang tanpa disertai Benyamin dan saudara tertua, sehingga Ya’qub kehilangan dua anaknya lagi setelah kehilangan Yusuf sebelumnya. Ketika mereka menceritakan kisah yang terjadi kepada ayah mereka, teranglah bagi beliau kadar ujian dan besarnya musibah yang menimpanya, sehingga beliau hanya bisa mengatakan:

“(Kesabaranku) adalah kesabaran yang baik. Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semua kepadaku. Sesungguhnya hanya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Yusuf: 83).

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here