Beranda Ekonomi Ngeri! Harga Minyak Kolaps: Jatuh 14% ke Level US$ 66

Ngeri! Harga Minyak Kolaps: Jatuh 14% ke Level US$ 66

Merujuk Refinitiv, pada perdagangan kemarin, Jumat (4/4/2025) harga patokan global minyak brent ditutup di $65,58 per barel atau jatuh 6,5%. Harga tersebut adalah yang terendah sejak 20 Agustus 2021 atau tiga tahun lebih.

0
Ilustrasi | Istimewa

Sementara itu, para manajer investasi meningkatkan posisi beli bersih (net long) pada kontrak berjangka dan opsi minyak mentah AS dalam sepekan hingga 1 April, menurut data dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) pada Jumat.

Lalu, berapa lama ini akan berlangsung? Jika tarif tetap diberlakukan dan memperlambat ekonomi global, bisa jadi kita akan kembali ke era harga minyak rendah berkepanjangan, situasi yang belum dihadapi industri sejak masa lockdown Covid-19.

Namun, tidak semuanya suram. Beberapa analis percaya tarif ini lebih banyak gertakan daripada tindakan nyata dan hanya strategi awal untuk memaksa mitra dagang memberikan konsesi. Jika benar begitu, harga minyak bisa pulih dengan cepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here