Generasi terbaru yang meluncur pada 2021, merupakan saudara dekat dari Peugeot 308 dan mendapat penyegaran pada akhir 2025, untuk tetap kompetitif menghadapi rival seperti Volkswagen Golf dan Toyota Corolla.
Generasi penerus dari Astra, dipastikan meluncur sebelum akhir dekade ini dan akan dibangun menggunakan platform baru STLA One milik grup Stellantis.
Platform tersebut mendukung berbagai jenis penggerak, termasuk mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik murni.
Huettl menegaskan bahwa Astra generasi baru “pasti akan menjadi kendaraan listrik berbasis baterai (BEV)”, meskipun Opel masih mengkaji komposisi sistem penggerak yang paling sesuai dengan kebutuhan pasar.
Selain itu, Opel juga menilai teknologi range extender menjadi solusi menarik untuk transisi menuju elektrifikasi, meski teknologi tersebut masih menghadapi tantangan ketika digunakan dalam kecepatan tinggi di jalan raya Jerman.
Di sisi produksi, Opel memastikan Astra generasi baru tetap akan dirakit di pabriknya di Rüsselsheim, Jerman, yang akan mendapatkan investasi baru.
Keputusan mempertahankan Astra Wagon menunjukkan bahwa di tengah dominasi SUV, Opel masih melihat peluang besar bagi kendaraan keluarga yang mengutamakan ruang kabin dan kepraktisan.