"Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah orang dilaporkan tewas dan terluka," kata OCHA. "Pada Jumat (17/7), tujuh orang dilaporkan tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan drone Israel di luar sebuah toko kelontong, di sebelah barat kamp pengungsi Nuseirat. Serangan itu terjadi bertepatan dengan para pelayat yang selesai melaksanakan salat jenazah di dekat lokasi tersebut, ketika kawasan itu sedang ramai."
Kantor tersebut mengatakan seorang guru dilaporkan terkena tembakan pasukan Israel pada Rabu (15/7) saat sedang mengajar di dalam ruang belajar sementara di sebelah barat Khan Younis.
OCHA menyatakan bahwa mitra-mitranya melaporkan terdapat 26 insiden terkait pendidikan sejak awal tahun ini, termasuk penembakan, serangan udara, dan insiden keamanan lainnya yang berdampak pada sekolah, ruang belajar sementara, siswa, guru, serta tenaga pendidik.
Kantor tersebut menuturkan bahwa meskipun situasi keamanan masih tidak menentu dan kendala operasional yang berat, mitra-mitranya terus berupaya memulihkan dan memperluas akses ke pendidikan dasar sebisa mungkin, setelah lebih dari dua tahun gangguan pembelajaran yang berkepanjangan.
Di Lebanon, OCHA menyebutkan kekerasan yang terus berlanjut menghambat kembalinya keluarga-keluarga pengungsi ke rumah mereka dengan aman.