Beranda Ekonomi Pekan Ini Emas Ditutup Melonjak 0,94% Posisi US$4.982,57 Per Troy Ons

Pekan Ini Emas Ditutup Melonjak 0,94% Posisi US$4.982,57 Per Troy Ons

Jumat (23/1/2026) ditutup di posisi US$4.982,57 per troy ons. Harganya melonjak 0,94%

0
Emas

Namun, detail kesepakatan tersebut masih belum jelas dan Denmark bersikeras bahwa kedaulatannya atas pulau itu tidak dapat didiskusikan.

Ketegangan yang terjadi akibat huru-hara Venezuela hingga pencaplokan Greenland sudah terjadi sejak awal Januari lalu, tepatnya 6 Januari 2026. Ketegangan ini membuat para investor cenderung kembali melirik emas sebagai aset safe haven.

Saat emas kembali diburu, dolar AS pun tersungkur. Pada perdagangan kemarin, indeks dolar AS (DXY) anjlok 0,92% ke posisi 97,45. Dalam sepekan terakhir, dolar AS sudah ambruk 1,95%.

Dari segi data, laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS terbaru menunjukkan pengeluaran konsumen meningkat pada November dan Oktober 2025, menunjukkan pertumbuhan yang kuat selama tiga kuartal berturut-turut.

Pasar mengantisipasi The Fed akan menerapkan dua pemotongan suku bunga seperempat poin persentase pada paruh kedua tahun ini, meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

"Kemunduran jangka pendek akan dilihat sebagai peluang pembelian (emas). Kami telah melihat level US$5.000 per troy ons di dekatnya dan di luar itu proyeksi Fibonacci US$5.187,79 per troy ons terlihat masuk akal," tambah Grant. dilansir cnbcindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here