CARAPANDANG - Pemulihan layanan kelistrikan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, telah mencapai 99%. Capaian ini menjadi indikator positif bagi proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Senin (26/1/2026).
Tito menyatakan, selain kelistrikan, berbagai sektor layanan publik lainnya juga menunjukkan kemajuan signifikan. Layanan di bidang pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat telah berangsur pulih dan kembali berjalan.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas nama Satgas dan Dewan Pengarah atas kerja keras semua pihak, baik kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta elemen non-pemerintah,” ujar Tito, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam pemulihan.
Untuk memastikan percepatan pemulihan berjalan optimal, Kemendagri telah membentuk posko pemantauan di tingkat pusat dan daerah. "Ada posko di sini yang monitor, pos komandonya di Kemendagri, dan ada satu posko lagi di Aceh.
Meskipun di Sumatera Utara, di Medan, Sumatera Barat juga mereka membentuk posko tingkat provinsi,” jelasnya.