Chatbot kemudian mengirimkan kode verifikasi ke alamat email yang diberikan pelaku. Setelah kode dimasukkan kembali ke chatbot, sistem menampilkan opsi untuk mengatur ulang kata sandi akun.
Dengan mengganti kata sandi, pelaku dapat mengambil alih akun korban tanpa harus mengakses alamat email asli yang terhubung ke akun Instagram tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Instagram Andy Stone menyatakan masalah itu telah diperbaiki. Meski demikian, Meta tidak mengungkap jumlah pengguna Instagram yang terdampak akibat aksi peretasan tersebut.