Beranda Internasional Pertumbuhan Ekonomi AS Melesat ke 2% di Kuartal I, Namun Inflasi "Menyala" Akibat Perang

Pertumbuhan Ekonomi AS Melesat ke 2% di Kuartal I, Namun Inflasi "Menyala" Akibat Perang

Angka ini merupakan lompatan tajam dibandingkan kuartal IV 2025 yang hanya tumbuh 0,5%, sekaligus menandai berakhirnya perlambatan ekonomi yang terjadi di akhir tahun lalu.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Perekonomian Amerika Serikat menunjukkan pemulihan yang signifikan pada awal tahun 2026. Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) melaporkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,0% pada Rabu (29/4) waktu setempat atau Kamis (30/4) dini hari WIB.

Angka ini merupakan lompatan tajam dibandingkan kuartal IV 2025 yang hanya tumbuh 0,5%, sekaligus menandai berakhirnya perlambatan ekonomi yang terjadi di akhir tahun lalu.

Meski demikian, pertumbuhan tersebut sedikit di bawah ekspektasi para ekonom yang memprediksi angka 2,1%.

Pemulihan ini didorong oleh tiga sektor utama. Pertama, investasi non-perumahan melonjak drastis hingga 10,4%, yang terutama dipicu oleh belanja modal besar-besaran untuk pengembangan infrastruktur Kecerdasan Buatan (AI) oleh perusahaan-perusahaan teknologi AS.

Kedua, belanja pemerintah berhasil berbalik dari kontraksi 5,6% menjadi tumbuh positif 4,4% . Ketiga, sektor ekspor juga mencatatkan rebound yang kuat.

Namun, di balik kabar baik ini, terdapat sinyal perlambatan pada mesin utama ekonomi AS, yaitu konsumsi rumah tangga. Belanja konsumen hanya tumbuh 1,6%, melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 1,9%.

Perlambatan ini mencerminkan mulai terkikisnya daya beli masyarakat di tengah lonjakan harga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here